Cara Mengatur Sendiri Acara Pernikahan

4 Cara agar kendali proses persiapan pernikahan tetap di tangan Anda

Siapa kira ada begitu banyak keputusan yang harus dibuat mengenai proses persiapan pernikahan? Mulai dari menu makanan untuk resepsi, warna bunga untuk buket pengantin hingga jenis kursi yang akan digunakan di pelaminan. Dengan begitu banyaknya pilihan, ide,kesukaan dan ketidaksukaan yang Anda miliki, Anda pun mungkin dibingungkan dengan banyaknya opini dari keluarga, teman, pasangan atau vendor pernikahan.

Namun karena hari pernikahan adalah hari istimewa Anda, pastikan Anda memegang kendali tentang semua keputusan, bukan orang lain. Berikut kiat untuk memastikan suara Andalah yang didengar dalam membuat keputusan:

Tuliskan secara detail

Jika ada sesuatu yang benar-benar Anda inginkan (atau tidak inginkan) di pernikahan Anda, pastikan Anda menuliskannya saat memulai proses perencanaan. Misalnya tulis hal-hal yang Anda inginkan seperti band akustik, buket bunga lili, resepsi di lokasi outdoor dan hal-hal yang tidak Anda inginkan seperti warna merah, upacara pernikahan pagi hari, undangan dengan ukuran besar dan sebagainya.

Bagikan daftar tersebut pada pasangan, orangtua dan vendor pernikahan Anda sehingga tidak ada kesempatan untuk miskomunikasi dan salah paham.

Cari ‘sekutu’ yang bisa diandalkan

Pastikan Anda memiliki sosok penting yang menjadi pembela Anda dalam proses persiapan pernikahan ini. Bisa jadi pasangan Anda atau ibu dan kakak adik untuk mendukung semua keputusan yang Anda buat dan menjelaskan pada pihak-pihak yang berlawanan untuk mengikuti keputusan Anda. Dengan memiliki dukungan yang solid, suara Anda akan lebih didengar.

Tetap tenang menghadapi segala situasi

Berselisih soal warna kebaya yang akan dikenakan para panitia? Atau didesak untuk menyewa lokasi pernikahan yang tidak Anda sukai? Tetaplah tenang. Tak perlu marah atau ngambek, dengan begitu Anda akan menunjukkan bahwa Andalah yang memegang kendali dan tidak ada orang yang dapat mengusik hal itu. Berusahalah untuk berkompromi dan sampaikan keinginan Anda dengan jelas dan secara langsung.

Jangan terlambat dalam menangani segala urusan

Jangan terlalu lama memutuskan sebuah hal atau berubah pikiran secara tiba-tiba. Balas semua e-mail, chat dan telepon dengan cepat sehingga opini Anda yang pertama kali didengar oleh para vendor pernikahan, keluarga dan kerabat. Jika Anda terlambat membuka suara, kemungkinan ada orang lain yang membuat keputusan agar proses tetap berjalan. [tsr]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *